Apa itu Twitter?

Bagaimana cara bermain Twitter?

Gimana sih caranya nge-ReTweet?

Dan masih banyak pertanyaan ’standar’ yang banyak saya temui di sekitar saya.

Burung yg agak 4L4Y

Memang, terasa agak -bahkan sangat- terlambat untuk membahas apa yang namanya Twitter. Namun, tak ada salahnya bukan?

Twitter pertama kali dibangun oleh Jack Dorsey pada tahun 2006. Social Media dengan ciri khas tanda @ disetiap akunnya  ini memang terlihat tidak begitu menarik, dikarenakan sifatnya yang hanya menampilkan teks saja pada tampilannya. Dan, dibatasi lagi, cuma 140 karakter tiap postingnya. Ya, itulah pandangan awam kebanyakan. Tapi setelah kita memasuki ‘dunia mikro-blogging’ ini, kesan itu akan hilang dengan perlahan.

Twitter ternyata sangatlah unik, sangat simple, namun memiliki manfaat yang sangat besar bagi penggunanya (jika digunakan dijalan yang benar, tentunya).  Disebut mikro-blogging karena situs ini memang seperti kita melakukan suatu posting blog, hanya saja terdapat pembatasan jumlah karakter teks ditiap postingnya. Selain itu, tidak ada tampilan image maupun video di halaman home (biasa disebut timeline atau TL). Yang ada hanyalah teks. Super Simple, bukan?

Inovasi lain di Twitter yang membuatnya berbeda dengan jejaring sosial lain adalah, mekanisme pertemanan. Kebanyakan situs jejaring sosial sebelumnya harus melakukan proses menambahkan teman terlebih dahulu, dan menunggu konfirmasi orang yang bersangkutan. Ini jelas berbeda sekali dengan Twitter. Ia menggunakan istilah “follow” dan “follower”. Follow adalah akun orang yang kita “ikuti”. Artinya, tiap kicauan orang tersebut akan tampil pada timeline kita. Sedangkan Follower adalah akun orang lain yang “mengikuti” kita. Artinya, tiap kicauan yang kita posting, akan tampil pada timeline orang tersebut.

Untuk saling berkomunikasi, gunakan reply. Setiap reply-an tersebut akan tampil di halaman ‘mention’ kita. Oh, ya. Mention sendiri adalah istilah yang digunakan apabila dalam suatu tweet, terdapat akun orang lain didalamnya. Tiap tweet sendiri, baik milik kita ataupun orang lain, dapat di-tweet ulang, atau dalam bahasa twitter, di-ReTweet. Istilah tersebut adalah menampilkan tweet ulang, baik disertai komentar, ataupun tanpa komentar dari kita.

Bagaimana? Tertarik ‘berkicau’ ?

Selengkapnya bisa dibaca disini