Semester 6 berakhir sudah. Dan sekarang, masuk ke bulan Ramadhan 2010. Banyak sekali yang terjadi selama kurang lebih 6 bulan menuntut ilmu kemarin. Bahkan sempet juga saya ceritakan di postingan sebelum2nya. Tidak akan saya bahas detailnya, karena anda tahu sendiri lah, saya susah mendeskripsikan sesuatu secara detail.

Perkuliahan semester 6 ini rupanya lumayan bikin sibuk juga. Karena, sebagai mahasiswa Diploma 4 (D4, setara S1), maka masa kuliah saya otomatis tinggal 2 semester, alias setaun lagi. Nah, makanya, seperti mahasiswa lain, saya juga harus segera memikirkan, maksud saya ‘benar-benar’ memikirkan satu hal ditahun terakhir kuliah saya ini. Mau tahu apa? Yak. Tugas Akhir.

Gak heran, rasanya semester 6 ini rasanya sangaaaat panjang. Udah selesai UAS, dan ujian2 lain, masih saja mengurus ini itu, birokrasi pengurusan judul Proyek Akhir (PA), konsultasi dengan dosen pembimbing (ingat, konsultasi ini sangat memakan waktu, karena proses yang panjang dan menentukan pemahaman kita tentang judul yang akan kita gunakan. Belum lagi men-sinkron-kan otak antar 3 dosen pembimbing saya. Phewww -_- )

Seperti yang kita ketahui, Tugas Akhir, semacam skripsi gitu, yang dikampus saya disebut dengan Proyek Akhir, adalah satu tugas wajib yang sangat menentukan sebagai syarat kelulusan mahasiswa D4 seperti saya ini. Dalam jurusan saya, Teknik Informatika, ada beberapa topik yang bisa digunakan untuk menentukan judul PA kita. Contohnya, jaringan, citra (image), permainan (games), kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI), sistem informasi geografis (SIG), dan sebagainya. Mahasiswa bebas memilih topik yang akan dikerjakan sebagai judul PA-nya sesuai minat dan kemampuannya masing2. Yang tentu saja membuat beberapa mahasiswa pusing lebih dari 7 keliling.

Begitupun juga dengan saya. Sebagai mahasiswa labil yang sedang mencari pohon jati, mmm, maksud saya jati diri, maka saya juga ‘diharuskan’ memilih. Bingung sekali rasanya menentukan hal ini, terutama ini menyangkut sesuatu yang akan kita ‘gauli’ setaun kedepan. Menentukan kelulusan pula.

Tentu saja masalah ini mau tidak mau menjadi beban juga. Sadar atau tidak sadar. Pertanyaan yang sering kita dengar mungkin, “Bisa gak ya ngerjakannya nanti?”, “Susah gak ya?”, dan beberapa pertanyaan standar lain yang saya sampe lupa kayak gimana. Nampaknya ini hal yang hampir semua mahasiswa tingkat akhir rasakan. Ah, tingkat akhir, langsung berasa tua deh.

Balik ke judul PA, sekarang saya mau sedikit share tentang judul yang saya ambil. (intinya tulisan ini emang judul saya ini kok, hehe). Setelah berulang kali semedi dan menabur kemenyan (hiperbol dikit), maka saya tentukan untuk memilih topik… sistem informasi geografis (SIG) mengenai Sidoarjo. Mau tau SIG itu apa? Yang pasti bukan semacam kolak, ataupun es teh. Percayalah ini sangat berbeda dari minuman2 yang khas di bulan ramadhan itu.

Sekilas saja, judul ini nantinya digunakan untuk membantu merelokasi berbagai macam industri yang ada di sekitar daerah terdampak lumpur lapindo, Sidoarjo. Kita tau pasti daerah sekitar lumpur lapindo pasti memiliki industri dari yang kecil, menengah sampai yang besar. Nah, karena akan sangat merugikan kalo usaha mereka tetap disitu, maka sebaiknya ya dipindah saja, dan masih di sekitar daerah Sidoarjo. Pikiran awal saya memilih topik ini pun sebenarnya simple, intinya saya pengin PA saya nanti bermanfaat dan ada hubungannya dengan kota kelahiran, Sidoarjo.

Stop disini dulu deh, detail PA-nya akan saya bahas di postingan berikutnya. OK.