Saya rasa judulnya nampak baku dan kaku sekali. Ah, saya memang selalu bingung ngasi judul buat tulisan2 (baca: sampah2) saya.

Oke. Pembukaan selesai. Now, what?

Oh ya, sesuai judulnya, “Pernikahan”, maka yang akan saya tulis ini tidak akan jauh2 dari kata2 seperti sound system, makanan, dan tentu saja, pelaminan *glek..glek*

Dari tulisan diatas , nampak sekali pengetahuan saya tentang pernikahan memang sangat payah. Bunyi sound system yang  menggelegar dengan playlist full dangdut. Makanan yang selalu penuh karena stok yang melimpah dan selalu bikin saya gak nafsu makan malahan. Jujur saja, biasanya saya sering dateng ke tempat “behind the scene”-nya makanan2 ini dibuat. Biasanya kalo orang2 dikampung saya, bikinnya dibelakang ato disamping rumah. Seingat saya gak pernah didepan rumah karena.. ah ya saya lupa, didepan rumah kan tempat acara kawinannya. Dasar Goblok.

KACAU : Gambar diatas adalah wajah2 random yang nampak pingin segera kawin (eh,nikah) juga.

Yang terakhir.. Yak. Pelaminan. Beehh, berasa pengen ketawa baca kata barusan. Inget2 kalo kata “Pelaminan” banyak banget dipake lagu2 dangdut yang diputer tadi. Pelaminan sendiri menurut definisi saya adalah sebuah etalase yang aneh, dengan bunga2 dan wewangian yang bisa bikin saya pusing, tempat dimana pasangan pengantin baru dipajang dan dipertontonkan di depan umum (masih mending gak diarak trus dibawa ke kantor polisi. Itu maling). Emang tempat ini paling familiar sama pengantin baru.

Dan, inilah klimaks sekaligus penutup dari tulisan ngalor-ngidul saya barusan. Saya cuma turut merasa senang melihat teman saya, yaitu si.. *taroh laptop, ambil undangan ijo di atas meja. Yak. Saya lupa nama teman SMA saya sendiri*

Ehm.. si  Rizkyana Purwandhani, yang bersanding mesra dengan Eko Pambudhie Widodo (jujur saja, saya belum melihat mereka bersanding mesra di pelaminan, karena tempatnya malah dipake buat foto2an rame2. Dasar teman2 yang anarkis). Saya turut berdoa atas keawetan rumah tangga mereka berdua.

Okay. Intinya anda tau sendirilah apa yang mau saya sampaikan di postingan kali ini. Saya harap anda sedang tidak migrain pas baca tulisan ini.

Cukup sekian dan terima kasih.. untuk segepok pisang dan sajian lainnya.

04/06/10.